Mobil sangat rentan terhadap pencurian sehingga perlu diberikan sistem keamanan yang mampu melindunginya agar bebas dari pencurian. Ada banyak kasus kehilangan mobil yang disebabkan karena mobil tersebut bisa distarter dengan menggunakan kunci yang bukan kunci aslinya.

Itulah salah satu alasan mengapa produsen mobil merasa perlu menerapkan sistem keamanan agar mobil lebih aman dan tidak mudah dicuri. Sistem keamanan tersebut dikenal dengan nama immobilizer.

Apa itu immobilizer pada mobil dan bagaimana cara kerjanya?

Sebuah immobilizer atau disebut juga immobiliser adalah perangkat keamanan elektronik yang dipasang pada sebuah mobil. Fungsinya adalah untuk mencegah mesin agar tidak bisa dihidupkan (lumpuh) apabila menggunakan kunci kontak yang tidak asli.

Jadi misalnya, jika anda berencana untuk membuat backup kunci kontak mobil dengan menduplikatkannya di tempat pembuatan kunci biasa-biasa, maka kemungkinan besar kunci duplikat tersebut tidak akan bekerja alias tidak bisa digunakan untuk menghidupkan mobil. Sistem keamanan immobilizer terdiri atas komponen transponder yang ada di:

  • Anak kunci (kontak)
  • Lampu indikator immobilizer control unit receiver
  • Engine control module dan unit IMOES.

Jadi, apabila kode yang terdaftar pada engine control module sesuai dengan anak kunci, maka kendaraan akan bisa distater atau dihidupkan. Namun jika kode tersebut tidak sama alias tidak dikenali oleh engine control module, maka walaupun anak kunci bisa masuk dan diputar ke posisi “on,” akan tetapi mobil tidak akan mau bunyi atau hidup. Walaupun lampu tetap bisa menyala, klakson bisa berbunyi, dan beberapa hal lainnya berfungsi sebagaimana mestinya.

Immobilizer

Sistem keamanan untuk mobil ini sebenarnya ditemukan sejak lama oleh St. George Evans dan Edward Birkenbuel. Di tahun 1919, sistem immobilizer atau alarm listrik tersebut dipatenkan. Karena pencurian mobil semakin marak, maka beberapa negara maju seperti Inggris, Jerman, hingga Finlandia mewajibkan setiap mobil baru yang keluar untuk menggunakan teknologi ini sebagai pengaman sejak tahun 1998.

Apakah mobil lama bisa diberikan pengaman immobilizer

Karena hanya mobil-mobil modern atau tidak semua mobil memiliki sistem keamanan immobilizer, maka sebagian besar yang mobil-mobil tua tidak akan memiliki pengaman ini. Lalu, apakah mungkin menambahkan sistem tersebut ke mobil tua?

Add on untuk immobilizer tersedia di pasaran dan bisa diterapkan pada mobil-mobil tua yang tidak dilengkapi dengan immobilizer dari pabrik. Menurut studi yang dipublikasikan pada Economic journal yang dilakukan pada tahun 2016 lalu menemukan bahwa immobilizer mampu menurunkan tingkat pencurian mobil antara tahun 1995-2008 hingga 40%. Jadi manfaatnya cukup efektif.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *